Sabtu, 22 Desember 2012

Si Cantik Batavia.........


 Laksana kembang desa, parasmu menjadi daya tarik setiap orang. Bukan hanya orang sekampung tapi lebih fenomenal, bahkan penghuni nusantara kepincut oleh parasmu. Orang batak yang terkenal tipikal keras pun takluk oleh parasmu, orang padang yang berslogan irit pun hijrah dalam pelukanmu, orang jawa yang lemah lembut pun naksir akan elokanmu, orang madura, bali, makassar, ambon sampai papua ikut meramaikan syaimbara mendapatkamu. Aku tak tau, apa yang membuat orang kepelet olehmu. Apa karena bedakmu...???
Sloganmu memang sungguh membahana, menyebarkan undangan mimipi ke penjuru maritim negeri ini. Fenomena, bahkan drama sinetron menjadi realita tersutradarai olehmu, tentang Anak kecil penjual koran, Ibu-ibu menjadi aktris Metromini, serta si matre politisi bermain petak umpet uang rakyat. Inilah fenomenamu METROPOLITAN.......
Andai saja negeri ini tak bersentralisasi olehmu, mungkin orang-orang daerah tak buru-buru naksir padamu. Sempitnya lapangan kerja di daerah serta Upah Minimum Regional ( UMR) yang kecil membuat orang-orang rela mengembara menjadi lakon perantau. Itu tak bukan dan lain karena diuber-uber tuntutan ekonomi. Ya... ekonomi ysng menguber-nguber mereka, apalagi pelakon itu adalah seorang Bapak, apapun rela menggadaikan keringatnya demi keluarga kenyang agar tak terjajah kelaparan. Anehnya pemerintah hanya bergomabal kampanye, tak memperdayakan pemerataan lapangan kerja, hingga daerah yang tertinggal hanya berangan. Berangan.... kapan daerahnya menjadi metropolis, seperti yang mereka tonton dalam sinetron di televisi. Akh.... tapi itu rasanya hanya mimpi di siang bolong.
Oh... oh..... Si cantik Batavia, PARASMU MEMANG MENARIK, MEMBUAT ORANG MELIRIK..........!!!!!!

1 komentar:

  1. Dinar mau komentar, kok Orang Sunda enda disebut? =)
    Tp' tulisan angga bagus-bagus.

    BalasHapus